Mencoba Berdamai Dengan Jakarta

Mencoba Berdamai Dengan Jakarta

Pagi hari–sama halnya dengan pagi-pagi lain–kala para jomblo masih meringkuk¬†manja di bawah naungan selimut, pukul 7 tepat, saya membuka gembok pagar¬†kontrakan kecil yang saya huni bersama Istri. Ciye, punya istri. Ciye. Sekilas memanda...

Close