Blog Posts - Achmad Munif



Ikut Nabi Zakaria

DALAM kehidupan rumah tangga, Salim merasa Kadir lebih sukses karena dikaruniai empat anak, setelah menikah sepuluh tahun. Sedang dirinya sendiri setelah menikah delapan tahun belum juga punya anak. Tapi Salim tidak pernah menyalahkan siapa-siapa apa...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 4, 2016

Laila oh Laila

Dari lantai sepuluh hotel berbintang lima itu aku melihat ke luar jendela. Lalu lintas di bawah tampak padat. Kata sahabatku, Jakarta memang mendeita penyakit kronis yang bernama kemacetan. Kamu harus sabar berjam-jam berada di jalanan karena kendara...
by Kliping Sastra Indonesia on May 17, 2016

Neni, Oh Neni

HANDOKO merangkul pinggang Neni erat-erat, seperti tidak hendak dilepaskannya. Keduanya menuju restoran terbuka di lantai 13 hotel itu. Biasanya pada malam-malam tertentu mereka memang kencan, makan malamn di restoran tersebut. Han dan Neni suka...
by Kliping Sastra Indonesia on May 15, 2016

Pidato Cinta Pengembara Sunyi

SEJAK Muhammad Naim meninggalkan desa itu, warga tidak pernah lagi mendengar suara adzannya yang merdu. Di masjid desa itu para jamaah selalu menunggu suara Naim. Ada yang menjulukinya suara malaikat Jibril. Ada yang mengatakan suara dari langit. Sua...
by Kliping Sastra Indonesia on Feb 22, 2016

Menghitung Riba

SORE yang cerah Wan Komar duduk santai di kursi goyang di beranda rumah. Ia pandangi lalu lintas yang cukup ramai. Sesekali Wan Komar tersenyum. Benak Wan Komar sedang menghitung-hitung uang yang sebentar lagi masuk ke koceknya. Paling sedikit ada li...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 30, 2015

Damarwulan Palastra

SUKESI tampak akrab sekali dengan Busro. Sukesi baru sebulan lalu main ketoprak tobong ‘Bangun Budoyo’ pimpinan Cak  Iskandar yang biasa dipanggil Cak Kandar saja. Bagi Cak Kandar dan ‘Bangun Budoyo’ masuknya Sukesi sungguh anugerah. Suk...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 29, 2015

Yu Tum pada Suatu Malam

YU TUM mendengar tiang listrik dipukul-pukul tidak beraturan. Sebenarnya suara yang dipukul tak beraturan itu tidak enak didengar tapi karena setiap malam setelah isyak ia selalu mendengarnya, telinga Yu Tum menjadi biasa. Yu Tum tahu siapa yang suka...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 8, 2015

[Review Buku] Perempuan Jogja

PEREMPUAN Jogja adalah judul buku yang ingin saya tulis sebagai bahan review pada jurnal kali ini. Ya, hari-hari belakangan saya berusaha ngubeg-ubeg lemari kecil berisi buku yang sudah terbeli namun belum sempat terbaca, satu diantara beberapa...
by Kliping Ulasan Karya on Oct 25, 2015


Trending Topics

Close