Blog Posts - Cerpen Lawas



Gadis Kecil dan Lolipop

GADIS kecil itu berdiri di muka pagar rumahnya, tangannya yang mungil menggenggam sebatang lolipop berbentuk hati dengan pita kecil yang mengilap dan sebuah kertas yang tampak terikat di pangkal batang. Permen itu hanya digenggamnya erat-erat. Sement...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 17, 2016

Batik Hijau Pupus

“Hilang?” aku terhenyak tak percaya, memandang Asih yang kelihatan kalut. “Hilang … lagi?”“Ya, Bu,” Asih mengangguk, menegaskan dengan gerai air mata yang mulai menggenang di pelupuk matanya. “Sudah saya cari ke mana-mana.”Aku berge...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 17, 2016

Guci

Wiwid tidak habis mengerti, mengapa mertuanya memberikan guci itu kepadanya. Bukan kepada Mbak Muti atau Tries atau menantunya yang lain. Guci itu diletakkan Wiwid tepat di tengah ruang tamunya yang mungil, setelah ia tidak tahu mau ditaruh di mana l...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 16, 2016

Malam Pengantin

AKU terjaga tiba-tiba. Ah, gila! Masih dalam gaun pengantin di suite hotel yang mewah. Aku memang lelah sekali. Bayangkan, betapa repotnya calon pengantin dengan segala urusannya. Sudah begitu, ruang ballroom sebesar itu, aku sendiri yang in charge m...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 11, 2016

Pinsil Usil

EKO terlihat panik. Ia kehilangan pinsil barunya. Padahal, sebelum istirahat tadi pinsil itu ada di atas mejanya. Parto tidak merasa meminjam. Juga Akrie. Akibatnya, tangis manja Eko mulai terdengar. “Kita harus bantu Eko. Kita patungan untuk...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 3, 2016

Layang-layang Keberuntungan

DARI halaman rumahnya, Pian menonton layang-layang di udara. Bentuk dan warnanya bermacam-macam. Ah, andai aku punya layang-layang, batin Pian. Sayang, kali ini ia tak mampu membelinya. Sekarang uang saku Pian terbatas. Sejak bapaknya menganggur...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 2, 2016

Maafkan Aku, Lila

Enny, mantan teman SMA Lila membawa berita hangat, bahwa Guntur membawa seorang gadis makan malam. Tentu saja hal itu membuat Lila galau. Betulkah suaminya menyeleweng?Setengah melayang, Lila meletakkan telepon ke tempatnya. Lima menit ia mencoba men...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 27, 2016

Melati

AKU sama sekali tidak lupa dengannya, meski ia telah berubah total. Biarpun rambutnya jauh lebih panjang dari yang kukenal dulu. Kulitnya juga jauh lebih bersih, lebih kuning dibandingkan dengan dua tahun yang lalu. Ia lebih gemuk, atau tepatnya lebi...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 30, 2016

Something Stupid

“Wow, warna lipstiknya keren deh! Besok aku pinjam ya?” kata Milla sambil memegang lipstik glossy berwarna merah bata milik Sara.“Terserah, eh aku benar-benar nggak nyangka kalau Wina ngundang kita ke ultahnya, kita kan udah lama nggak keep in...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 15, 2016

Johan Putih

“NOV, lihat cowok itu deh!“Yang mana?“Itu, yang lagi jongkok di depan pintu kelas.”“Emangnya kenapa?”“Orangnya keren banget deh. Menurut informasi yang gue denger sih, namanya Johan, doi kelas 3 SMK, and belum punya pacar.”“Ah, ngga...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 10, 2016

Banjir

ARIN menggeser duduknya agak ke sebelah kanan untuk menjaga keseimbangan. Soalnya kano terasa agak oleng. Debit air tampaknya bertambah tinggi. Gerakannya pun terasa lebih keras. Arin memeriksa tali pengikat kano. Ikatan itu masih tampak kuat.Ar...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 9, 2016

Salah Alamat

“TOM, bisa nggak kamu ke rumahku?” tanya Lusi, cewek tercantik di kelasku kepada Tomi. “Ooo … bisa-bisa,” jawab Tomi dengan rasa deg-degan. Jantungnya seakan mau copot karena cewek yang ia sukai mengajaknya untuk ke rumahnya. Keringat...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 8, 2016

Blind Valentine

by Kliping Sastra Indonesia on Jul 7, 2016

Oma Martha

AKU berjalan santai menuju ke sekolah yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempat tinggalku. Seperti biasa, aku melewati rumah mungil dan asri yang halamannya ditumbuhi pohon ceri yang rindang. Kadang kutemui buah ceri yang menggelantung pada da...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 6, 2016

Avartara

GEMERONTANG RONDA TAK SOPAN mendentum lewat tiang listrik beku. Gegabah. Tambun Diego mengeriut. Bau embun menelikung mimpi bayi, menyentakkan lelangit pengantin merah jambu—temaram. Dingin menelusuk hasrat legam rambut meremang, rambut Hawa. Mungk...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 3, 2016

Daun-daun Maple

DAN, DAUN-DAUN MAPLE PUN BETERBANGAN DIDERA ANGIN MUSIM DINGIN. HATINYA LULUH. CUACA MASIH SAJA gelap dan suram, kendati hari belum terlampau petang. Hingga hari itu temperatur udara tidak juga beranjak naik, sementara suhu kian menukik tajam, s...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 2, 2016

Maafkan Aku Vilen

TAK sempat aku mengucapkan selamat ulang tahun dan selamat “Hari Valentine” kepada kembaranku tersayang, Vilen. Dia terlanjur menghembuskan napas terakhirnya di saat aku belum datang ke rumah sakit. Aku sangat menyesal. Di saat-saat terakhirnya a...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 1, 2016

Menjelang Berangkat

HANYA TINGGAL BEBERAPA HARI SEORANG LELAKI AKAN BERANGKAT PULANG. KOTA ISKANDARIA DI matanya tampak indah dan menawan. Ia tidak tahu kapan bisa mengunjunginya lagi, karena ia akan menghabiskan hari-hari liburnya di desa bersama keluarga. Rasa sedih d...
by Kliping Sastra Indonesia on Jun 24, 2016

Gandasturi

PINTU diketuk orang. Barangkali sudah lama bunyi ketukan itu. Saya bangun berdebar-debar. Sudah dua minggu ini detak jantung saya terasa lebih cepat. Apa saja dapat membuat detak ini jadi cepat. Yang kemudian diikuti rasa was-was. Apa saja dapat memb...
by Kliping Sastra Indonesia on Jun 19, 2016

Amnesti

KETIKA KAMI MENDENGAR BAHWA IA DIBEBASKAN, AKU MENGHAMBUR KE LAHAN PERTANIAN DAN MELEWATI pagar ke lahan pertanian tetangga untuk memberi tahu siapa saja. Baru kutahu belakangan bahwa pakaianku robek lantaran kawat berduri, dan ada luka berdarah di p...
by Kliping Sastra Indonesia on Jun 18, 2016


Trending Topics

Close