Blog Posts - Jawa Pos



Kakek dari Tong San

KERAPKALI selepas makan malam kami sekeluarga akan berkumpul di ruang toko jahit yang tak begitu luas itu. Dengan Akong duduk di belakang mejanya yang besar-panjang, tempat ia menggambar dan menggunting pola-pola pakaian (ah, meja peninggalan ka...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 20, 2016

Dari Gigi untuk Gigi

DAN kini pengetahuannya sudah harus diuji. Pantatnya seolah membatu, berat sekali untuk bangkit.Madeali heran, ia tak melihat orang tua tadi keluar melalui pintu. Di dalam pun si Tua tak ada.Perawat menilakannya duduk di depan meja dokter. Dokte...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 13, 2016

Ruang Tunggu

Rohman masih ingat saat ia melihat tubuhnya terburai dan anggota tubuhnya tersebar ke berbagai penjuru. Ia merekam gambar itu dalam gerakan lambat, dan melihat segalanya dengan jelas; orang-orang yang menjerit histeris, tubuh-tubuh yang jatuh bergeli...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 28, 2016

Bayangan di Bawah Pohon Kersen

RUMAH kayu yang menaungi kenyamanan Wulan, gadis matang yang menanti lamaran jejaka, dijual ibu. Telah beberapa bulan ibu meninggalkan ayah, Wulan dan Lintang. Ibu menghilang, membawa serta sertifikat rumah dan tanah –atas namanya. Tanpa sepengetah...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 5, 2016

Kibar Labar Nelayan - Nda - Sabe - Aku Bawa Seluruhku ke Hadapanmu - Bukit Monthokah

Kibar Labar NelayanKibar layar perahu ituDesir angin di bibir pantai ituJuga dentum gelombang”Tak pernah membuat getir cinta kami“Kami terus berlayarMemanggang ingatan di luas dan dalam lautanToh, di mata kami, nasib bukan seperti meja judiDan Tu...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 4, 2016

Jimat Datuk

KAMI telah ikhlas jika malaikat maut datang menjemput Datuk. Ketimbang berminggu-minggu tergolek di kasur, tersiksa antara hidup dan mati, kami pasrah ditinggalkan beliau. Bukan berarti kami tak menyayangi Datuk atau ingin dicap sebagai anak cucu dur...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 30, 2016

Biografi Tua - Kepulangan - Namaku September - Langkah Kecil - Merawat Pagi yang Hampir Lenyap

Biografi Tua1/ketika waktu mengoyak usiamata semakin rabun dan menerkahijau menjadi biruabu-abu berubah hitampuluhan orang mengundurkan dirimenyita sepi2/sesudah itu, semenjak petangventilasi tak lagi melesatkan udarayang lihai melompatmengarah bagai...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 28, 2016

Seperti Ular Raksasa, tetapi dari Besi

MEREKA dirawat di ruangan yang sama, di sebuah rumah sakit kota kecil di daerah pesisir utara, dan keduanya mengidap penyakit yang tampaknya hanya bisa disembuhkan oleh mukjizat. Ruangan berwarna putih, dengan satu jendela, dan di dindingnya tergantu...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 22, 2016

Kabar Hujan - Cerita Kapal - Menunggu Kemarau - Distikon Malam - Stasiun Tugu - Sketsa 1 - Perjalanan Sejarah - Sebait Sajak Terserak di Gondomanan

Kabar HujanAdakah kabar  yang kau sampaikan bersamahujan?bukan sampah plastik berserakatau lumpur sisa penggusuran tadi malamapalagi tentang air mata yangmasih menggenangKabar apa yang kau bawa bersama hujan?bukan komedi kopi pahitketika sawah d...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 21, 2016

Penjaga Toko Bernama Jung yang Ingin Menjadi Pencipta

MESKI tak menjanjikan penyelesaian –mungkin akan berakhir di tengah jalan seperti yang lainnya—aku tetap berharap yang satu ini berbeda. Semoga ia hidup dan terbang ke luar sana, menuju benak orang-orang dan dihidupkan oleh mereka.Bila keberuntun...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 16, 2016

Hitler dan Neraka yang Dibuatnya

Inilah kematian paling indah yang terjadi pada peradaban manusia. Tangisan. Kepala pecah diterjang peluru. Darah menyemburat seperti percik petasan tahun baru di langit-langit kota. Bilik-bilik rumah kayu tenggelam dalam abu kehancuran musim dingin d...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 2, 2016

Usia Pulang - Doa - Perjalanan Usia - Waktu - Puisi Pagi (1) - Tak Pernah Pergi - Puisi Pagi (2) - Kesunyian Paling Bisu

Usia PulangJika untuk pulang sajaaku harus menunggu tua,betapa lama penantian,betapa renta kerinduan.Omah Mangkat, 2016DoaKetika engkau pergimenuju kesejatian pulang,seketika risau dan sepipadaku beriringan datang.Tak mungkin bagikuikut semayam di pu...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 31, 2016

Tubuh yang Dikerubungi Semut

SIAPA yang tak mengenal Salgi? Perempuan itu sekarat selama 20 tahun dan sepertinya belum akan mati hingga beberapa tahun yang akan datang. Di rumah yang terbuat dari kayu tenam, ditemani lelaki yang pernah mencintainya (lelaki itu kini duduk menungg...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 25, 2016

Stasiun Gadobangkong - Putri Sirkus - Jogja Suatu Ketika - Waktu Menghadap Jendela Malam Hari - Di Pelabuhan Kecil - Tentang Perjalanan

Stasiun Gadobangkongkau melihat senja lain mendaratdi Stasiun Gadobangkongketika sebuah tiket pulang selesai dipesanbeberapa menit sebelum seorang penjagaberkata: kereta akan sedikit terlambatkemudian sebuah kalimat meluncur dari bibirmutak ada yang...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 24, 2016

Darojat dan Istrinya

DAROJAT benar-benar tidak tahu mengapa akhirnya dia menikah dengan Driani. Driani juga benar-benar tidak tahu mengapa akhirnya dia menikah dengan Darojat. Memang, sebelum menikah, kadang-kadang mereka merasa sama-sama senang, kadang-kadang merasa sam...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 18, 2016

Lowongan Kerja PT. Jawa Pos Koran Juli 2016

Peluang Kerja di Koran Jawa Pos 2016 – PT. Jawa Pos Koran sedang membuka kesempatan bagi Anda untuk mengikuti Short Project, untuk posisi : 1. Marketing Event Project 2. Designer Event Persyaratan : Berusia 19-23 tahun Pendidikan minimal sedang...
by Inspiration on Jul 17, 2016

Museum Luka

SEJAK sang kekasih meninggalkannya, Araning memutuskan satu hal yang tak pernah dipikirkan sebelumnya. Ia tahu --mungkin-- orang-orang akan menganggapnya gila. Tapi sekarang ini ia tak mau memikirkan orang lain. Orang-orang itu tak tahu seberapa...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 11, 2016

Malam Lebaran Paling Sunyi

DAPUR atau pawon, tempat paling mengasyikkan bagi Sumi. Sejak kecil dia dilatih memasak oleh nenek dan ibunya di dapur. Hawa dan suasana dapur sangat dikenalnya. Di tempat ini dia bisa membiakkan kebahagiaan dan dapat menenggelamkan duka. Ia merasa d...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 4, 2016

Forbidden City, Beijing: di Bawah Gerimis Salju - Kuala Lumpur: Senja Hari - Seoul: Pada Waktu Dini Hari - Pada Sebuah Cermin - Ikan dalam Secangkir Air

Forbidden City, Beijing: di Bawah Gerimis SaljuTak ada lagi Puyi, lama dalam tidur panjang: tak berbunyiGemerincing pedang, keriuhan langkah berderap: kai-sar dengan wajahPucat bagaikan boneka, menyusuri sungai dari selir-selir kaisaDi mana senyap be...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 3, 2016

Pengakuan Russel Dirinya Telah Membunuh Seekor Anjing dan Peristiwa yang Disimpan Gray

KETIKA Russel Donovan dibawa ke kantor polisi dini hari tadi, ia tidak berhenti menggumam. Gumamannya tidak jelas, bahkan ketika polisi-polisi muda yang menangkapnya membacakan hak-haknya sebagai tersangka, Russel terus saja menggumam. Dengan tangan...
by Kliping Sastra Indonesia on Jun 28, 2016


Trending Topics

Close