Blog Posts - Katarara



Otokritik itu Perlu

Berawal dari joke yang dilemparkan Engku Sjafei, seorang guru yang sangat dikagumi Navis, yang beliau akui didengar langsung dari Syekh H. Ahmad Sjoerkati, seorang ulama turunan Pakistan¹. Berawal dari kepedulian Navis akan dunia pemikiran Islam dan...
by KataRara on Jun 4, 2014

[Tiga] Lapangan Mataram

Kereta meninggalkanku di Stasiun Pekalongan. Belum subuh di sini. Aku mengincar sebuah warung kopi. Tempatnya cukup bersahaja. Sebuah ruang terbuka dengan meja kayu dan dua bangku panjang. Tapi di sana berkumpul tukang ojek, abang becak, dan laki-lak...
by KataRara on Jun 4, 2014

Surat dari Emak

Sengaja laki-laki itu memilih duduk di ujung bangku panjang. Dihelanya nafas dalam-dalam. Kepenatannya sedikit menguap bersama udara yang dihembusnya kembali. Sejenak diarahkan pandangannya ke depan, hijau daun dan atap-atap rumah membuat matanya aga...
by KataRara on Jun 4, 2014

[Dua] Pacar Gerbong Dua

Kami tak perlu saling mendorong sebenarnya. Toh penumpang tak terlalu banyak juga. Kulihat lagi tiketku. Gerbong 2 kursi 15A. Waktu kutemukan sudah ada seorang ibu berkerudung hitam. Di depannya, duduk seorang Bapak bersama putrinya yang berpipi kese...
by KataRara on Jun 4, 2014

[Satu] L yang Hilang

Dua penjaga berpakaian seragam; biru tua. Mereka berdiri di depan pintu. Tak ada antrian. Tanpa bicara dipintanya tiket dariku. Kuangsurkan lembaran merah mudah yang kudapatkan dari loket pemesanan tiket kemarin. “Tawang Jaya jalur berapa?” aku m...
by KataRara on Jun 4, 2014

Keliling Sulawesi: Sebuah Ide

Ketika sedang superduperdeadline, hal-hal selain menyelesaikan deadline itu sendiri tampak lebih menarik dilakukan. Dalam kasusku, ide untuk keliling Sulawesi-lah yang menyita perhatian.Ini bukan ide baru. Dia menjadi prioritas kedua setelah Banda Ne...
by KataRara on Jun 4, 2014

Bunglon

kapan kau terakhir kali menginginkan dirimu menjadi seorang bunglon? dia membaca tulisan di sobekan kertas itu. tak sepenuhnya ia yakin, kata-kata itu ditujukan padanya. ia mendapatkan kertas itu ketika dia merasa seperti ada burung yang menabrak poh...
by KataRara on Jun 3, 2014

Kekerasan di Rumah Basse

Konon, hulu perkara adalah data. Keluarga Basri yang tinggal di sebuah sudut kawasan kumuh Makassar ini terlewat dari pendataan warga miskin. Rumahnya yang terbuat dari seng dan kayu dengan ukuran 8×4 meter tak membuat para pendata mengenali kemiski...
by KataRara on Jun 3, 2014

Sepotong Senja

—Senja itu merah, Say..    juga bibirmu                tak bisa aku padamkanKemudian mereka saling berciuman. Bibir mereka bertemu. Juga dada, jantung, dan ci...
by KataRara on Feb 24, 2014

Teteh

Pada suatu hari saya makan di warung dekat kosan saya. Belum selesai saya makan, Teteh, pemilik warung ini bertanya kepada saya.Neng, percaya nggak ginian? katanya sambil menunjukkan koran yang memuat iklan  tentang seorang ustadz yang mampu men...
by KataRara on Feb 24, 2014

Masyarakat Ala Putu Wijaya

Ketika Salah Seorang bertanya “Sakit apa?”, Salah Seorang yang lain bertanya “Masuk angin, ya?”, “Panas? Pusing kepala?”, dan sebagainya. Adanya persamaan sikap atau penyikapan akan sesuatu, yang antara lain, seperti dinukil di atas dapat...
by KataRara on Feb 24, 2014

Kuburan

Sepulang sembahyang Ashar, udara tak lagi terik. Dua tiga laki-laki masih bercengkerama di depan langgar, tak segera pulang. Lain halnya dengan bapak. Sarungnya diangkat lebih tinggi biar tak menghalangi langkah. Malam ini malam lebaran. Kami harus z...
by KataRara on Feb 10, 2014

Mafia Kereta

Gegas mobil mengarah ke Stasiun Pasar Turi. 3 jam lagi kereta berangkat. Belum selembar pun tiket kereta kami punya. Setelah liburan yang sangat menyenangkan, juga melelahkan, ini kami harus bertolak pada keseharian lagi, Jakarta lagi, kantor lagi, r...
by KataRara on Feb 10, 2014

Pulang

Setelah hampir dua belas tahun absen, kami sekeluarga pulang ke rumah mbahku di Karang Jiwo, dusun pinggir hutan yang tidak tercantum di peta Pulau Jawa. Bahkan lebaran tidak cukup kuat menjadi alasan untuk memaksa kami atau salah satu dari kami untu...
by KataRara on Feb 10, 2014

Suatu Hari Bersama Sepupuku di Surabaya

Kami sungguh tak menyia-nyiakan setiap sekon hari itu, hari yang kucuri dari perjalanan kerjaku ke Sidoarjo.Tujuan pertama, Jalan Semarang. Bergelut dengan debu-debu, hunting buku. Dia geleng-geleng kepala, "Selalu buku," katanya. Pemberhentian selan...
by KataRara on Feb 10, 2014

JFC Tekad Damaikan Dunia

Namanya Luthfi. Usia 18 tahun. Dengan make up tebal dan berkilauan dia tampak mencolok di antara tamu-tamu yang sedang menikmati makan malam, seusai konferensi pers Jember Fashion Carnaval (JFC). “Yang tadi itu baru 10%-nya,” katanya mengomentari...
by KataRara on Feb 10, 2014

Rest In Peace

Cinta keluarga; istri, anak, ayah, ibu, menantu, cucu, cicit beserta segenap famili di saat-saat terakhir, sebagian, dibentukkan pada dalamnya kepedihan akan rasa duka yang terpancar ketika almarhum meninggalkan dunia, yang baik dalam keadaan tenang...
by KataRara on Feb 10, 2014

Kekerasan di Rumah Basse

Kekerasan di rumah BesseKonon, hulu perkara adalah data. Keluarga Basri yang tinggal di sebuah sudut kawasan kumuh Makassar ini terlewat dari pendataan warga miskin. Rumahnya yang terbuat dari seng dan kayu dengan ukuran 8×4 meter tak membuat para p...
by KataRara on Feb 3, 2014

Cukup Satu Rina Saja

Sebelum berkemas menuju Surade saya sudah mendapat kabar bahwa perjalanan akan menghabiskan waktu delapan jam. Sama lamanya dengan perjalanan Jakarta-Semarang. Di sana nanti saya musti mewawancarai Bu Imas, seorang guru SMP Surade yang, katanya, send...
by KataRara on Feb 3, 2014

Luka Mei

Sepulang menghadiri acara Peluncuran Laporan Khusus Komnas Perempuan tentang Kekerasan Seksual Mei 1998 dan Dampaknya “Saatnya Meneguhkan Rasa Aman: Langkah Maju Pemenuhan Korban Kekerasan Seksual” di halaman kantor Komnas Perempuan, Kamis (15/5)...
by KataRara on Feb 3, 2014


Trending Topics

Close