Blog Posts - Media Indonesia



Hidup Kita selepas Elegi

GIGI-GIGI mereka belum sepenuhnya rontok ketika maut memanggil tepat pada pergantian tahun. Pada akhirnya, di rumah para lansia itu aku tak sampai hati menyebutnya panti jompo--orangtua kita melihat nenek dan kakek bertahan hidup demikian lama dengan...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 18, 2016

Jangan Mencari Tuhan Di Hutan - Agama - Musuh - Kapitalis

Jangan Mencari Tuhan Di HutanJangan mencari Tuhan di hutanKetika kabut asap mengusir satwaKarena di hutan tinggal api berkobaranSeperti neraka, seperti nerakaJangan mencari Tuhan di hutanKetika musim hujan datangKarena hanya tinggal kejutanPohon-poho...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 18, 2016

Perempuan di Loteng Rumah

PEREMPUAN itu mencium tangan suaminya yang hendak berangkat bekerja, kemudian menutup pintu rumahnya dengan perlahan. Tak lama setelah itu ia akan muncul di loteng rumahnya, menyulut sebatang rokok, dan melamun. Aku tidak tahu ia sedang memikirkan ap...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 11, 2016

Mereka yang Tertidur Menjadi Batu Kami yang Terjaga Menjadi Air

SESUNGGUHNYA kita memang tak betul-betul mengerti apa yang terjadi dalam hidup ini. Seperti yang terjadi malam itu: seorang perempuan, pengantin baru, tiba-tiba menjerit ketakutan, lantaran suaminya, setelah menunaikan hajat bercinta, ia dapati telah...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 4, 2016

Zikir Renjana - Jalan Makrifat - Alamatulhayat

Zikir Renjana mata terbuka sebagai jendela #mengabarkan takjub napas terhelatercipta angan mirip nebula #terbitlah kata serupa gulaterus mendesak menjelma ingin #sutra bisikan selembut anginmasih terdiam di bawah ringin #terlekap di dalam musim...
by Kliping Sastra Indonesia on Dec 4, 2016

Tabir Monalisa

SEBENARNYA ia tak pandai berbasa-basi, apalagi menyemir sepatu. Tapi demi bisa masuk ke ruangan Tuan Maranggir, ia mempelajari dua hal itu dengan semangat dan hasrat yang menggetarkan. Di pagi yang cerah itu, ia tiba lebih awal di areal pabrik. ...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 28, 2016

Pelajaran Bahagia dari Putriku - Berita Pagi - Kebahagiaan Putriku Membaca Buku

Pelajaran Bahagia dari Putriku Siang adalah sebutir telurlangkahmu sepasang kungkangdari balik pintu, secuil mentegamencium pipimu, kelinci-kelinci kecilmumelompat riang, bola matamu terkikiksenyummu segenggam guladua butir telur mulai bertengka...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 27, 2016

Menumbuhkan Benih Tuhan dalam Tubuh - Pagi Paling Keruh

Menumbuhkan Benih Tuhan dalam Tubuhtiba-tiba sebutir benih berkecambah pada lidahmu,diguyur hujan ayat dan zikir malammu,akarnya bertumbuh,merembet dari pangkal lidahmu,meliuk-liukseperti lenggok pinggul biduan yang sedangbergoyang,berolak dalam palu...
by Kliping Sastra Indonesia on Nov 27, 2016

Rahasia Mawar

“Katakan padaku, apa yang kau ketahui tentang mawar? Kalau tahu rahasia mawar, kau juga akan tahu rahasia keindahan.” Itu bunyi surat dari sahabatku. Ia kuliah di fakultas pertanian. Setelah aku membalas suratnya, ia katakan; “Kau belum tahu ra...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 5, 2016

Kamar 341 - Aku tak Hanyut - Sajak Sakit I - Sajak Sakit II - Titik Nol Koma - Sejak Gerimis - Awan

Kamar 341 Aku bersiap hijrah dari kamar tak berwajahDi sebuah sudut muram tanpa gelisahDi ujung selasar yang mata lampunya berkedipDan suara rengeknya seperti peluitIni bukan stasiun kereta pembawa beritaIni kamar yang bertimbun doa di sekujur r...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 4, 2016

Rerumputan Makam - Penari di Depan Mall - Berjalan ke Arah Rokot - Hujan Malam Lebaran

Rerumputan Makam siapa yang berziarah? Ilalang merundumembuka waktugundukan tanah yang membaca kesenyapan.Nisan yang diamdi antara mata yang basah, mengurai hari-hariyang berjarakseperti baru kulihat kelopak matamuyang membawa sayapsayap burung...
by Kliping Sastra Indonesia on Sep 4, 2016

Nama untuk Ayah

“BARU jam empat, kenapa pagi sekali, Bu?” “Kita harus ke sebuah tempat.” “Apa kita akan bertemu Ayah?” “….Ya.” “Aku merindukan Ayah.” “Kita semua merindukan Ayah.” “Aku sayang Ayah. Apa Ayah j...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 29, 2016

Napak Tilas Alejandra Pizarnik (1) - Napak Tilas Alejandra Pizarnik (2) - Omerta

Napak Tilas Alejandra Pizarnik (1) kumulai perjalanan ruhani dari pengasingantanah Argentinamu yang jauh di Amerika Selatandi ujung tirus pandang dan gelisah suatu bangsa: pemilik pungkasan lugu peribahasaketika malam para terasing tiba, malam y...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 28, 2016

Kaidah Burung Merpati - Tangisan Bumi - Doa Burung-Burung - Bukan Aku tak Mampu Berpuisi

Kaidah Burung Merpati Sayap burung merpatiTerbang di antara bait mimpiMendayu hembusan anginTersipu belaian lukaDiaAdalah wajah para penyairBertapa di bawah langitMenyabda mendung menjelma hujanDiaAdalah haluan para pendetaMeratap ranting pepoho...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 28, 2016

Hajar Aswad

PEKERJAAN saya adalah merayu orang-orang yang berada di sekitar Kabah, terutama yang berwajah Asia dan mengerti bahasa Indonesia. Saya menawarkan, apakah mereka sudah mencium Hajar Aswad? Ini saya lakukan terutama kepada jemaah yang sedang sendirian.
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 22, 2016

Badut

SEPULUH tahun sudah Fahri menjalani kehidupannya sebagai badut di sebuah kelompok sirkus keliling. Dari kota ke kota Fahri dan kelompoknya setia mengais rejeki. Banyak orang mengenal nama Fahri karena kelompok sirkus itu juga kerap muncul di koran. F...
by Kliping Sastra Indonesia on Aug 14, 2016

Dua Malam di Kota Kata-Kata

“HIDUP ini perih,“ sapanya sambil menciumku. Usianya empat puluh sekian dan sudah malang melintang di dunia pertunjukan. Selalu girang, walau kacamatanya baru diganti dari kacamata minus ke lensa progresif.Perutnya agak maju, tapi masih...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 31, 2016

Sumenep - Pesan kepada Penguasa

Sumenep 1/Di sebuah goa seorang putri semediBersembunyi dari ramai-berteman sunyiMenjadi bagian dari keheningan menyatudengan kedamaianIa Berharap Tuan datang dalam mimpiDalam tidur seorang pangeran datangDengan mahkota dan selendang panjangMema...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 24, 2016

Kelimutu 1 - Kelimutu 2 - Merasakan Hujan - Orang Gila - Pemulung

Kelimutu 1 Warnamu menjilat wajah merekaOrang orang tak kukenalOrang orang yang juga kamu tak kenalSiapakah mereka?Kau tak hirauHati orangorang ini kau pungutKau belai dengan warnawarnamuMemikat tapi tak sampai kau nikahi.Jumat, 06 Mei 2016 ...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 24, 2016

Obituarium Patah Hati

ORANG dungu juga pasti tahu, tak ada yang kekal di dunia ini, bahkan secuil ingatan tentang cinta pertama sekalipun.Kalimat konyol itu tercetak pada sudut halaman 19 di koran minggu pagi, di salah satu kolom obituarium yang berada di antara kotak-kot...
by Kliping Sastra Indonesia on Jul 24, 2016


Trending Topics

Close